Posts tagged ‘tips’

6 April 2012

Memilih Training Pants

by milispopokkain
Fri Nov 4, 2011 6:46 pm:
“TP setahu saya ada empat macam kl dilihat dari lapisan waterproof-nya:
  • Full waterproof layer (spt Happy Heiny’s)
  • Waterproof hanya melapisi bagian soaker (spt Bambino Mio, Imse Vimse)
  • Fleece trainer yg bahan fleece-nya itu dikatakan ‘menolak’ air (gitu yah? bingung bhs Indonesianya). Jd kl ada accident mungkin agak protect dari banjir lokal… 
  • Ngga ada bahan apapun yg protect (no PUL, no plastic, no fleece) tp soaker/penyerap pee-nya ada lah beberapa layer, jd kl accident kecil masih bisa ketampung (accident besar, entah lah…). Kl lihat di google, ada mommies yg bikin sendiri dengan menjahit bahan penyerap di celana dalam anaknya :D

Menyambung dari tulisan saya di milis bulan November lalu, berikut ini sedikit ulasan tambahan tentang Training Pants.

Bagaimana memilih training pants yang tepat? Lagi-lagi akan kembali kepada kebutuhan dan preferensi para orang tua. Bahkan kalau kita mau langsung pakaikan panty (celana dalam) biasa pun tidaklah masalah. Atau, kita ingin tetap mendayagunakan clodi dalam proses training, mengapa tidak? Semua akan kembali kepada Anda. Namun, berikut ini ada beberapa saran sebagai panduan, khusus untuk TP:

Bila si kecil belum benar-benar siap untuk dilatih namun Anda ingin memulai secara pelan-pelan:

  • Gunakanlah TP yang memiliki pelapis PUL, baik full maupun sebagian (di soaker). Hal ini untuk menghindari merembesnya urine si kecil. Biasanya, TP tidak memiliki daya serap sedashyat clodi, jadi bila ada kecelakan pipis dgn volume penuh, air pipis tersebut memiliki kemungkinan utk rembes keluar, paling tidak sebagian. Jd, diharapkan lapisan waterproof akan membantu menghalangi urine keluar.

Bila si kecil sudah siap untuk dilatih (lihat tanda-tanda kesiapan di artikel ini):

  • Gunakan TP dari fleece dan TP tanpa waterproof layer. Anak yang sudah siap dan bisa menahan pipis sebentar, biasanya TP yg digunakan hanya utk menampung accident kecil.

Mau memberdayakan clodi sbg TP? Bisa dengan:

  • Clodi pocket ber-PUL, dengan satu insert saja, hanya utk menampung accident kecil.
  • Clodi fitted. Tanpa adanya PUL, kita lebih mudah mengecek apakah anak pee atau tidak.

Note. Kalau bisa, inner-nya yang tdk stay dry ya. Kan si kecil mau belajar merasakan basah dan tak nyaman.

Namun perlu diperhatikan, clodi yang closure-nya di depan tidak memberikan kemudahan bagi si kecil utk membuka/memakai kembali clodi tsb saat akan pee/poop. Jadi kl obyektif Anda adalah spy si kecil bisa mandiri, pee/poop sendiri tanpa bantuan, penggunaan clodi sbg TP kurang sesuai. Kecuali, bila clodi-nya jenis pull-up.

Beberapa ahli luar menyarankan penggunaan celana dalam biasa (panty) untuk proses toilet/potty training. Saat saya mencobanya, saat itu usia anak saya 18 mo, proses potty training di dlm apartemen dan cuaca mulai dingin (masuk musim gugur), di hari kedua saya merasakan kelelahan yg luar biasa karena accident pipis dimana2. Dan di hari kedua itu saya melihat bahwa anak saya belum siap. Saya pun belum siap. Pastinya, metode panty ini akan lebih sesuai utk orang tua yang lain, misalnya anak & orang tua sudah siap, ada asisten atau anggota keluarga lain yg bisa membantu, tinggal di rumah berhalaman (shg proses potty training bisa di luar – accident pee tdk di dalam rumah) dan cuaca mendukung sehingga si kecil bisa hanya mengenakan panty plus t-shirt di halaman rumah. Secara umum, kondisi cuaca di Indonesia lebih memungkinkan kan? Jadi, mohon pertimbangkan hal ini sblm membeli TP yah…

Salam, Sitha

Tags: ,
7 March 2012

Persiapan Sosialisasi Popok Kain

by milispopokkain

Bagi yang bertanya-tanya, apa saja sih yang harus dipersiapkan bila ingin mengadakan acara sosialisasi popok kain? Nah, tulisan berikut ini diharapkan dapat menjawab pertanyaan itu. Bagi yang ingin memiliki file-nya dalam format PDF, bisa men-download di folder Sosialisasi Popok Kain (yahoogroups Milis Popok Kain).

PERSIAPAN SOSIALISASI POPOK KAIN


Berikut ini kami menyampaikan panduan singkat mengenai persiapan sosialisasi popok kain. Sebagian dari informasi di bawah ini bersifat opsional karena tergantung konsep acara dan budget.


KONSEP ACARA

1. Menentukan skala acara.

  • Skala kecil: 10 – 15 peserta, publikasi acara di-posting di Milis Popok Kain atau di blog pribadi.
  • Skala menengah: 15 – 24 peserta, diadakan di restoran, mall atau komunitas tertentu, publikasi acara disebarkan ke aneka komunitas dan social media
  • Skala besar: lebih dari 24 peserta, harus super aktif karena membutuhkan persiapan ekstra dan kerjasama tim, diadakan di ruang publik, publikasi disebarkan ke berbagai media massa.

TIPS: Sesuaikan jumlah panitia dengan skala acara.


2. Membentuk tim pelaksana / panitia beserta uraian tugasnya.

3. Menentukan kemasan acara:
Contoh:

  • Skala kecil: clodi party, arisan rumahan
  • Skala menengah: seminar, class room, workshop
  • Skala besar: pameran, booth informasi, festival


4. Menentukan target audiens.

Misalnya ibu rumah tangga, pasangan orang tua, pemilik daycare, ART-BS, perawat/tenaga kesehatan, dan lain-lain.


5. Menentukan materi yang mau disosialisasikan.

TIPS:

  • Gunakan boneka dan popok kain beserta aksesorisnya sebagai peraga
  • Sediakan brosur yang berisi informasi ringkas dan mudah dipahami
  • Persingkat presentasi
  • Perbanyak diskusi dan tanya jawab


6. Menentukan lokasi acara sesuai target audiens

TIPS: Siapkan beberapa opsi yang disesuaikan dengan anggaran dan agenda acara


7. Merencanakan waktu pelaksanaan

 

8. Menentukan durasi acara

  • Skala kecil: 1-1.5 jam, fleksibel, sesuaikan dengan respon dan minat peserta
  • Skala menengah: 1.5 – 2 jam,
  • Skala besar dengan pembicara lebih dari satu: minimal 2 jam (tidak termasuk bentuk partisipasi booth dalam pameran)


9. Menyusun agenda acara

 

10. Menentukan pembicara

TIPS: Siapkan beberapa opsi yang disesuaikan dengan anggaran dan agenda acara


11. Menentukan teknik komunikasi (penyampaian informasi)

TIPS:

  • Sesuaikan dengan target audiensi dan kondisi tempat/ruangan.
  • Misalnya untuk skala besar gunakan laptop, LCD projector, sound system, sedangkan untuk skala kecil cukup meniadakan gangguan suara di sekitar seperti televisi dan dering telepon.

 

12. Mempersiapkan sarana informasi dan publikasi yang dibutuhkan.

Misalnya hand out, brosur, pamflet, press release dan lain-lain


13. Menyusun anggaran/budget

 

 

MATERI SOSIALISASI

  • Alasan menggunakan popok kain (manfaat & keuntungannya)
  • Jenis dan sistem popok kain beserta plus-minusnya
  • Jenis closure (snap vs hook-and-loop, bagi pengguna pemula popok kain ini sudah cukup membingungkan) dan plus-minusnya
  • Jenis bahan yang ada di pasaran beserta plus-minusnya
  • Jumlah yang dibutuhkan utk berpopok kain penuh
  • Cara pakai popok kain modern beserta demonstrasinya
  • Perawatan harian dan perawatan khusus
  • Masalah-masalah umum
  • Cloth diapers untuk bayi baru lahir
  • Bepergian dengan popok kain

 

ANGGARAN ACARA

Sesuaikan dengan skala dan kesiapan panitia. Keluarkan biaya hanya untuk hal-hal yang benar-benar diperlukan demi kelangsungan acara. Pada umumnya mencakup:

 

  • Transportasi dan akomodasi narasumber/pembicara
  • Sewa tempat/ruang
  • Konsumsi (snack peserta, makan siang narasumber & panitia)
  • Seminar Kit (hand out/materi presentasi, alat tulis)
  • Door Prize
  • Komunikasi Panitia (internet & telepon)
  • Transportasi Panitia
  • Dekorasi
  • Kesekretariatan
  • Publikasi (banner, brosur, pamflet)
  • Dokumentasi
  • Dana tak terduga

 

SUMBER PENDANAAN

  1. Sponsor dari produsen, distributor maupun seller popok kain beserta aksesorisnya
  2. Kas Milis Popok Kain

TIPS:

  • Persiapkan skema timbal balik, perjanjian kerjasama tertulis dan rencana pembuatan laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang jelas jika hendak mengajukan sponsorship.
  • Perhitungkan biaya membuat LPJ dan atau souvenir -jika dianggap perlu- sejak awal kepanitiaan

 

Nah, sekarang sudah tidak bingung lagi kan… Yuk, bikin sosialisasi popok kain! Bentuk tim panitia dan susun konsep acaranya. Hubungi kami bila butuh bantuan.

Salam popok kain!

 

Credit to: Inne Utomo, Friska Krismariani & tim Sosialisasi Balikpapan 2011

Tags: ,
11 October 2011

Stripping

by milispopokkain

Summary Tweet Milis Popok Kain tanggal 16 September 2011 dengan topik Stripping

 

Apa sih #stripping itu? Scr umum artinya: suatu proses pencucian pd popok utk menghilangkan penumpukan residu yg pengaruh ke performancenya.

Residu yg numpuk itu bs macam2: deterjen, pelembut, atau kandungan mineral di air. #stripping

Add : diaper cream juga

Kapan waktunya #stripping?Ada bbrp tanda2 yg perlu diketahui: popok cepat bocor, bau pesing, inner repell, ruam popok.

Atau, kita sadar: cuci pakai deterjen berlebihan, pakai pelembut, baby lg treatment dgn diaper cream w/o liner, krg bilas. #tanda #stripping

Tp, harap diingat, tidak semua masalah bocor & pesing itu berhubungan dgn #stripping , kita hrs tahu akar masalahnya.

Bocor bs jg krn: prewash blm cukup, setting popok tdk pas, posisi insert tdk pas, volume pee bertambah, pemakaian terlalu lama. #stripping

Bau pesing bs jg krn: deterjen terlalu bnyk, merendam terlalu lama, kurang bilas, bahan popok tertentu, pee toddler yg lbh acid. #stripping

Dari Born to love: “”Polyester is famous for holding in smells. Check to see if your diapers or covers have polyester in them”. #stripping

Ruam jg lho. Blm tentu krn hal terkait popok, bisa jg krn makanan yg dikonsumsi si kecil, or pemakaian yg terlalu lama. #stripping

Add: Bisa juga karena alergi deterjen, alergi bahan kain tertentu, teething

Jd, kl sdh tahu akar masalah, baru dipikirkan apk solusinya memang dgn #stripping atau bukan.

Exp: Akar masalah adl deterjen yg berlebih. Coba kurangi dulu takaran, pantau sebulan. Kl masalah hilang, berarti tdk perlu #stripping kan.

Skrg kl memang perlu #stripping, caranya gimana? Ada bbrp cara. Preferensi tiap ibu berbeda tergantung kondisi masing2.

Yg pertama perlu diingat, semua popok yg mau di-stripping hrs udah bersih aka udah dicuci. #stripping

#stripping plg aman (katanya) adl mencuci tanpa deterjen dgn mesin cuci yg di-setting hot wash.

Yg tdk pakai mesin, bs #stripping dgn merendam sebentar di air panas or merebus sebentar. Pls note, sebaiknya TIDAK utk popok ber-PUL.

Rebus2an itu sebaiknya hny utk insert, soaker, doubler, fitteds, flats, prefolds. Mnrt saya, 5 menit udah cukup. #stripping

#stripping dgn sabun cuci piring utk problem inner yg repell. Di US pakai Dawn, di Indonesia denger2 bs dgn Sunlight. Sedikit aja, handwash.

Kami di sini sharing info #stripping gabungan dr sumber di internet dan diskusi member milis popok kain yaa… Kl ada pertanyaan, silakan…

#stripping cara hot wash bs menambahkan baking soda. Takarannya 1/2 cup (pls cek ke converterUS metric utk tahu brp gram).

#stripping dgn RLR sptnya lagi happening ;D. Pls follow instruksi di kemasannya *saya blm pernah coba nih… ngga pengalaman*

Bnyk mommies di milis yg hepi dgn result #stripping dg RLR. Note-nya, bilasnya berkali2 sampai busa hilang. Oh iya, jgn kaget dgn busanya.

Bbrp produsen clodi import ngga rekomendasikan #stripping dgn produk2 spt baking soda, vinegar. Jd cek dulu yaa… Sayangkan clodi mahal.

Jg ada produsen yg kasih note ttg pencucian dgn hotwash. Again, cek dulu, biasanya ada batas maksimum terutama utk popok ber-PUL. #stripping

Ttg semua treatment yg menggunakan air panas, yg jd concern adl PUL dan snap. Sekali lagi, pelajari betul petunjuk dr produsen. #stripping

Ngulang tips #stripping dr @mom_select (sptnya utk handwash): 1tsp baking soda = 4/5 clodi, direndam pake air hangat kurleb 1 jam.

Kl sumber2 luar bilang 1/2 cup or even 1 cup baking soda, pastinya itu utk full load of cloth diapers. #stripping

Vinegar bs ditambahkan di bilasan terakhir #stripping utk menghilangkan sisa2 residu & melembutkan. Takaran 1/2-1 cup utk full load of clodi

Kl problem di bau pesing, penambahan vinegar tdk disarankan. Dan sebagian org tdk suka vinegar krn bs pengaruh ke PUL. #stripping

@EikoTenty Ini Mom @RossieOvulandra udah coba hotwash, katanya dua jam, rek… *bisa sambil luluran :D * Outer-nya ndak ikutan.

Cara #stripping yg pernah saya lakukan mungkin ngga sesuai dgn kondisi diIndonesia. Dapetnya dari buku. Resultnya oke. So far baru 2x coba.

Jd, blm tentu semua problem bocor-bau-ruam popok perlu di’obati’ dgn #stripping . Sblm ksh treatment khusus,CAM dulu (cari akar masalah).

#Stripping bukan suatu keharusan. Kita sendiri yg bs menilai kebutuhannya.

Sblm #stripping, cek dulu informasi pemberitahuan/peringatan dr produsen. Jangan gegabah pakai produk tambahan sblm cek.

 

25 August 2011

Travelling with Clodi (3)

by milispopokkain

Berikut ini summary dari sharing & pembahasan ttg travelling with clodi yg kemarin disampaikan via twitter dan milis.

 

Tips utk #travellingwithclodi :

1.Khawatir lama keringnya, pakai soaker/insert lembaran or AO, prefolds, flats sbg pengganti soaker.

2. Khawatir ngga sempat nyuci, pakai sistem hybrid (diaper cover & disposable soaker – mis. Econobum, GroVia). #travellingwithclodi

3. Ngga mau repot dgn kucek2 pup, kasih biodegradable disposable liner. #travellingwithclodi

4. Menginap di hotel, bs jemur clodi dg gantungan baju (baru liat ide ini kmrn di Instagram). #travellingwithclodi

5. Maksimal simpan clodi kotor adl 3 hari. Sebaiknya bilas dulu sblmnya. #travellingwithclodi

6. Jangan lupa yg paling penting, bawa wetbag, atau tas waterproof lainnya. #travellingwithclodi

 

Tambahan tips:

Dari Djeng Eni via yahoogroups:

Membawa fitted diaper saja, cuci tinggal cemplung (perawatan lebih mudah dibanding popok ber-PUL, ber-fleece, ber-microfiber). Bisa jg prefold atau AO.

Dari Lia via yahoogroups:

Tetep mengandalkan AI2. Cuma untuk insertnya bisa combine antara mf dilapis insert socks, prefold, sama tetra.

Dari Vina via yahoogroups:

Menyediakan 3 botol Aqua 1liter untuk keperluan bersih2 saat macet tak bergerak. Sedia wipes memang ideal, tp bisa menggunakan baju2 lama anak juga untuk cadangan2 lap2.

Dari Citta via twitter:

Popok dicuci langsung dan digantung (dikeringkan di WC – kamar mandi). Kl tidak kering jg, pakai hair dryer atau minta tolong pihak hotel. Sistem diaper cover akan mempermudah.

Dari Dita via twitter:

Mencuci dgn tangan di hotel, kemudian menggunakan mesin pengering di tempat cuci kiloan.

Terima kasih atas semua sharing-nya ya, Mommies!

25 August 2011

Travelling with Clodi (2)

by milispopokkain

Diterjemahkan dan disarikan dari artikel How to Travel with Cloth Diapers by Becca di link http://www.clothdiaperblog.com/how-to-travel-with-cloth-diapers/ (link ini sudah tidak valid)

Please note, bila di akhir kalimat tertuliskan ‘add.’ artinya kalimat sambungannya (yg dalam kurung)  merupakan tambahan dari kami.

———

Tanpa membawa keperluan popok kain pun, bepergian dengan anak bayi sudah cukup sulit karena barang bawaannya yang seabrek dan bisa mengambil banyak tempat di kendaraan, di kamar hotel, di rumah kerabat/teman, dll. Jadi, bepergian dengan membawa perlengkapan popok kain kelihatannya tidak mungkin. Namun penulis di sini menyatakan bahwa hal itu mungkin saja. Bagaimana caranya? Mari kita simak.

Sebelum berangkat, yang perlu diketahui:

  1. Berapa lama akan bepergian (add. lama perjalanan, lama menginap)
  2. Dimana kita akan tinggal (add. hotel, rumah teman, rumah kerabat)
  3. Fasilitas apa yang dimiliki oleh tempat kita menginap terkait dgn pencucian popok (add. mesin cuci, mesin pengering)

Berdasarkan informasi itu, berikut ini adalah keperluan yang kita bawa (add. Diaper stash anak penulis kelihatannya pocket diapers semua):

Untuk perjalanan pendek tidak lebih dari beberapa jam:

  • 2-3 pocket diapers (atau prefold diapers dgn diaper cover – add. AI2 or diaper cover system)
  • 4-6 cloth baby wipes
  • 1 mini spray bottle berisi baby wipe solution (add. air bersih jg bisa)
  • Wetbag small
  • Changing pad (alas ganti popok)
  • Disinfectant, in case ruang/tempat ganti popoknya kotor

Untuk perjalanan yang lebih panjang:

  • 8 atau lebih cloth wipes
  • 1 mini spray bottle berisi wipe solution (add. air besih jg bisa)
  • Wetbag medium
  • Alas ganti popok
  • Disinfectant

Untuk perjalanan dengan menginap:

  • 12+  pocket diapers untuk semalam, atau 24+ pocket diapers untuk lebih dari semalam
  • Tas duffel utk popok bersih (add. Tas apa aja bisa, asal bersih)
  • 30+ cloth wipes
  • Wadah besar utk cloth wipes (add. tas kecil, cosmetic pouch, etc)
  • 1 Botol spray besar utk wipe solution (add. air bersih jg bisa)
  • Dua wetbag medium (satu utk digunakan saat yg satu lg dicuci bersama popok kotor)
  • Alas ganti popok
  • Deterjen atau dish soap (tergantung akan dicuci pakai mesin atau pakai tangan) (add. sabun cuci piring Sunlight)
  • Insert hemp utk overnight atau perjalanan darat yg panjang (Loppy Do sgt bagus)

Pencucian dan pengeringan saat bepergian

Sebagian besar hotel memiliki mesin cuci dan pengering yg dpt kita gunakan dgn biaya ringan. Kl Anda akan pakai cara ini, gunakan deterjen yg Anda bawa. BIla menginapnya di rumah teman atau saudara, tanyakan apakah Anda bisa menggunakan mesin cuci mereka.

Kalau tidak ada mesin cuci, bawa sabun cuci piring dan cuci popok di wastafel kamar mandi. Cara penulis: mengisi wastafel dgn air hangat dan sedikit sabun, masukkan popok kotor sebanyak yg bisa ditampung wastafel, kucek2, rendam sebentar, buang air, (peras), isi lagi wastafel dengan air, proses diulang sampai tidak ada lagi busa.

Jemur popok di: gantungan baju dgn hanger, rel gorden jendela dgn hanger, tempat tas (lihat foto di link). (add. kursi yg ada di dalam ruangan – asal bukan yg berbahan kain, jemuran kecil yg kdg disediakan penginapan, rel-nya shower curtain)

Saat menginap di rumah sendiri, penulis menggunakan mesin pengering hanya utk insert2, sementara popoknya dijemur biasa. Ini utk memperpanjang umur elastik popok. Namun saat menginap di tempat yg ada mesin pengeringnya, penulis memilih utk mengeringkan semua komponen popok dengan mesin krn lebih efisien dari segi waktu dan belum tentu pemilik rumah/hotel bersedia melihat popok2 bergantungan. Selama Anda tidak stuffing (memasangkan, memasukkan) popok-insert saat masih panas, hal ini seharusnya tidak merusak elastik.

Add. Blog penulis yg ada beberapa tutorial terkait perpopokkainan http://beccasclothdiaperblog.blogspot.com/p/make-your-own-tutorials.html

19 Mei 2012. Sumber lain tentang bepergian dengan popok kain:

 

24 August 2011

Travelling with Clodi (1)

by milispopokkain

Menjelang lebaran begini, pasti sebagian dari anggota komunitas kita sedang bersiap-siap untuk pulang kampung. Dengan barang bawaan yang banyak dan rencana kunjungan ke beberapa tempat, mungkin ada yang khawatir dan tidak siap untuk berpopok kain selama bepergian itu.

Nah, April lalu, salah satu anggota Milis Popok Kain, Mom Friska, sempat berbagi tentang pengalamannya ke luar kota dan tetap berpopok kain. Walaupun kondisinya belum tentu sama, tapi mungkin tulisan Mom Friska ini bisa memberikan ide dan pencerahan bagi para orang tua yang ingin pulang kampung bersama popok kain.

***

Wed Apr 27, 2011 12:17 pm

Mama, ibu, bunda, ummi sekaliannn… Pengen share hasil travelling kemaren tp baru sempet nih, sore-sore mau pulang kantor nulis cerita dulu.

Ceritanya habis long weekend dari Jakarta ke Balikpapan selama seminggu. Tiga hari pertama dihabiskan dengan rute Jakarta – Balikpapan – Samarinda – Tenggarong. Berbekal 14pcs clodi, karena pas berangkat clodi lainnya belum kering T_T, dan 2 buah wetbag merk Yoyoo dan ACE.

Day one

Berangkat dari rumah jam 9 pagi, check in, take off, perjalanan dan nyampe Balikpapan jam 3 sore. Sukses ga bocor…ga ada halangan (fiuhh) takutnya jojo pup di pesawat. Begitu di rumah Balikpapan langsung ganti clodi karna lanjut lagi keliling Balikpapan. Sampe jam 8 malem sukses ga bocor juga di jalan, terus ganti clodi lagi buat persiapan bobo malem. Karna bawa BS langsung diinstruksi nyuci popok kotor malam itu juga. Seperti biasa subuh ganti clodi karna uda penuh kena pipis Jo yang super duper banyak sekarang.

Day two

Jam 8 pagi mandi ganti clodi, persiapan ke Samarinda bawa 10pcs popok saja. Sisanya pada belom kering….untung pagi-pagi si Jo pup di rumah, hihihihi…. Jam 1 siang nyampe di hotel, ganti clodi dulu. Lanjut ke Pulau Kumala ampe sore. Jam 6an uda di hotel lagi, si Jo mandi sore dan ganti clodi. Clodi kotor masuk wetbag, pakaian kotor jo juga. Sebelum bobo malem ganti clodi, as usual subuh ganti clodi lagi.

Day three

Jam 8 pagi mandi ganti clodi, lanjut travelling lagi ke Tenggarong. Lagi-lagi untung pagi-pagi si Jo uda pup di hotel! Jam 12 siang ganti clodi di mobil. Sorenya pulang ke Balikpapan, jam 6 sore si jo mandi dan ganti clodi, masih nyisa 2 ato 3 pcs clodi bersih dan clodi yang dicuci pas hari pertama uda kering. Yang amaze ternyata semua wetbagku klo “dipaksa” muat ampe 5 clodi plus 2 set baju kotor, hahahaha…..sampe gembul. Oya memanfaatkan fasilitas hotel, jd clodi kotor aku bilasin dulu pake air anget yang ngucur dari keran supaya pesingnya ilang. Peres jemur di gantungan handuk besok pagi masukin wetbag, beresssss!!

Semoga menginspirasi yang mau travelling pake clodi, don’t worry, padahal bawa clodi cuma selusinan gitu. Yang sedih pas mau ke Jakarta lagi di Balikpapan mendung melulu, jadi clodi pada susah kering…mesin cuci top loading ngga maksimal yaaa keringnya T_T. Masih ada yg kering sih, jadi tetep pake clodi selama perjalanan pulang ke Jakarta.

Tips lagi, selama di jalan andelan pake clodi dengan PUL dan insert super kek bamboo ato soakernya grobaby. Klo untuk tidur pake yg non PUL yaitu si ZZ jadul. Satu lagi, kelupaan…. bawa alas ompol juga kira-kira 7-8pcs deh buat insert cadangan, ato kadang aku combine dengan insert terry ato microfiber. Biar ringkes ganti clodi di mobil aku pilih GG pants. Di pesawat andelannya Metalmom, soalnya kan luamaaaa dari check in, take off ampe nyampe kota tujuan tuh…selalu berhasil tanpa bocor!! Lumayannnn…

Cheers, Friska -mamanya jo-

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 49 other followers