Sewing Tutorial: Fitted Diaper Klasik

by milispopokkain

Hai hai… Jumpa lagi di sewing tutorial popok kain. Tutorial pertama Milis Popok Kain adalah fitted diaper juga tapi yang model pocket. Kali ini kami akan berbagi tutorial fitted diaper yang lain yaitu model klasik dimana penyerapnya dijahit langsung ke inner popok. Jahitnya di sisi kain yang mana? Yang menghadap keluar (right side) atau yang menghadap ke dalam (wrong side)? Terserah. Bisa dipilih sesuai kebutuhan. Namun dalam tutorial kali ini, kami menjahit penyerapnya di wrong side si inner.

Dan dalam tutorial ini juga kita akan belajar cara menjahit perekat hook and loop (atau lebih dikenal dgn nama brand Velcro). Pattern yang digunakan adalah Wee Weka Fitted Nappy yang bisa diunduh di sini (dalam PDF). Let us know if you can not download the file. Nanti kami bantu. Kalau ingin menggunakan pattern yang lain juga bisa lho… Menjahitnya disesuaikan saja dengan tutorial di bawah ini. Biasanya perbedaannya hanya sedikit kok.

Yuk kita mulai…

1. Pertama, tentu kita harus menyiapkan bahan dan peralatan menjahit. Apa saja sih?

IMG_9853

Bahan:

  • Outer: kain flannel bermotif
  • Inner: kain katun terry (handuk)
  • Penyerap: kain katun terry (handuk)
  • Elastik  (polybraid atau yang lain – misalnya Lastin). Lebar tidak lebih dari 1 cm.
  • Perekat hook and loop

Note: semua bahan kain bisa disesuaikan dengan stok di rumah ya, Mommies. Yang jelas, bila memutuskan untuk menggunakan penyerap hanya dari microfiber, sebaiknya dijahit di bagian dalam (wrong side) inner sehingga tidak bersentuhan langsung dgn kulit si kecil. Atau, bila ingin menjahit di right side, lapisi lagi dengan kain yang relatif lebih aman ke kulit bayi (contohnya di bagian bawah setelah tutorial fitted diaper ini selesai).

Peralatan:

  • Pola (dalam tutorial ini, pola popok dan pola penyerap diposisikan pd kain yg dilipat dua)
  • Mesin jahit
  • Benang warna selaras dgn kain
  • Gunting kain
  • Penggaris atau meteran
  • Kapur jahit atau spidol khusus
  • Jarum pentul atau clip

IMG_9852_zps4937a9f4

Jenis stitching yang digunakan sama dengan tutorial sebelumnya yaitu lurus dan zigzag (atau 3-step-zigzag).

2. Bila Anda menggunakan pattern dari Wee Weka, mungkin Anda akan menemukan kejanggalan di sini (lihat foto) dimana ada ketidakcocokan garis antara dua lembaran pola yg seharusnya menyambung. Untuk itu, kami menyiasatinya dengan menarik garis penyambung (menggunakan pensil berwarna biru).

WeeWeka_Gap

3. Sekarang, copy pola ke kain dan cek seam allowance (kampuh) apakah sudah termasuk di dalamnya. Kalau belum, tambahkan sebelum kain dipotong. Dalam pola Wee Weka ini, finishing pada instruksi aslinya menggunakan mesin serger/obras sedangkan kami hendak menggunakan metode balik (RSO: right side out), tidak menggunakan mesin obras. Jadi seam allowance ditambahkan untuk kepentingan itu.

WeeWeka_Cutting

Lakukan hal yang sama pada kain kedua (inner).

4. Jangan lupa utk menandai semua posisi penyerap, elastik serta perekat di bagian inner dan outer popok.

WeeWeka_Tanda

5. Potong bahan kain untuk penyerap. Bahan handuk yang kami pergunakan untuk penyerap dalam warna yang berbeda dengan inner supaya dapat terlihat setelah disatukan/dijahit.

WeeWeka_Soaker

6. Berikutnya, posisikan penyerap di atas inner seperti di dalam foto, gunakan bantuan pin/pentul. Jahit penyerap tersebut ke bagian dalam inner popok dengan jahitan lurus (kalau kita akan menjahit penyerap di bagian luar/right side, maka lebih baik menggunakan jahitan zigzag supaya lebih rapi).

WeeWeka_BeforeSewedSoaker

Hasilnya akan seperti ini.

WeeWeka_AfterSewedSoaker

7. Sekarang kita menjahit sekeliling popok. Bagian luarnya outer dan bagian luarnya inner dipertemukan (RST: right side together), dipasangi pin/pentul, kemudian dijahit dengan meninggalkan lubang di bagian depan untuk membalik (RSO) sepanjang kurang lebih 14 cm. Supaya lebih mudah, bagian yg akan dijadikan lubang itu ditandai dengan kapur atau pin/pentul.

WeeWeka_RST

WeeWeka_HoleSign

Setelah dijahit sekeliling, hasilnya akan seperti ini (Jangan dibalik dulu ya).

WeeWeka_RSTAfterSewed

8. Sekarang kita akan menjahit elastik di bagian seam allowance/kampuh yang sudah diberi tanda. Boleh di bagian seam allowance inner, boleh juga di outer. Jenis stitching 3-step-zigzag atau zigzag biasa. Tarik elastik sesuai batas yang kita bisa, turunkan foot mesin jahit dan turunkan jarum, tarik elastik, jahitlah secara perlahan. Ingat, tangan kanan kita menarik dan memposisikan elastik tetap di jalurnya (sesuai tanda dan batas seam) sedangkan tangan kiri kita menarik perlahan dari arah berlawanan untuk membantu proses penjahitan elastik. Kita menjahit tiga elastik ya. Untuk bagian paha kanan, paha kiri serta bagian punggung belakang.

Hasilnya akan seperti ini.

WeeWeka_AfterElastic

9. Step berikutnya bersifat opsional yaitu trimming si kampuh (seam allowance). Di tutorial sebelumnya kami sempat menyinggung juga tentang trimming. Bila Anda ingin melakukan trim, silakan mengikuti petunjuk di tutorial sebelumnya ya… Btw, di-trim itu maksudnya apa sih? Maksudnya adalah menggunting seam allowance/kampuh yang tidak perlu terutama di bagian sudut-sudut supaya mengurangi bulky-nya pinggiran popok sehingga pas dibalik nanti hasilnya akan lebih rapi. Hati-hati untuk bagian seam allowance yang ada elastiknya. Sebaiknya bagian tsb tidak perlu di-trim.

10. Sekarang kita bisa balik, right side out, menjadi seperti ini. Bagian lubang di depan popok (dalam foto adalah bagian bawah) belum dijahit ya… Masih dalam kondisi terbuka. Tutup sementara dengan pin/pentul sebelum dijahit.

WeeWeka_RSO

WeeWeka_PinnedHole

11. Sebenarnya untuk menjahit lubang depan bisa sekalian dengan topstitching sekeliling popok. Namun pada tutorial ini, kami hanya topstitching bagian yang kami tunjuk dengan garis merah (maaf, merahnya “medok” sekali >_< ).

d3da4865-1232-424a-b809-8741b8089d4c_zpsf18fd5c5

Hati-hati, bagian punggung yang ada elastiknya harus dijahit casing dengan jarak yg lebar supaya jarum tidak mengenai elastik (lihat bagian yang ditandai dgn warna kuning). Gunakan jari-jari kita untuk merasakan posisi elastik sehingga tidak sampai terjahit. Turun jahitan utk casing kurang lebih seperti di foto ini (maaf lagi, ternyata agak buram…). Saya mengukur jarak tersebut sekitar 14 mm.

WeeWeka_Jarak_zps1230cb85

12. Sekarang kita tinggal menjahit perekatnya saja sesuai tanda penempatan yang sudah dibuat di kain inner dan outer. Kalau ternyata Anda kelupaan atau terbalik sisi dalam memberikan tanda, no problemo. Ambil kertas polanya dan posisikan gambar perekat di atas kain, beri tanda yang baru. Mungkin agak sulit utk lurus karena popok sudah mulai terbentuk berkat elastik yang sudah dijahit. Tapi, pasti bisa kok! *optimis*

Apakah sulit menjahit perekat hook and loop? Tidak. Yang penting di-secure dulu posisi hook and loop-nya dengan pin/pentul supaya tidak lari-lari. Kemudian, tips kecil, supaya sudut-sudutnya tidak terlalu tajam, gunting sedikit sebelum dijahit. Bisa digunting agak melingkar bila mau.

Yuk, kita mulai menjahit perekat loop bagian depan popok.

WeeWeka_Velcro

Foto perekat loop pada bagian depan, sebelum dan sesudah dijahit. Wee Weka menggunakan dua baris perekat loop. Bagian bawah bisa digunakan bila bayi masih terlalu kecil sehingga akan lebih fit bila closure popok lebih ke bawah (tenang, nanti ada foto peraga).

WeeWeka_VelcroDepan

Sekarang perekat hook. Pola asli Wee Weka ini memasang perekat hook tanpa laundry tab. Nah, hari gini ngga pakai laundry tab kayaknya gimana gitu ya… Jadi, tanda persegi panjang utk penempatan hook harus dibagi dua. Separuh untuk si hook, separuh lagi untuk si loop laundry tab. Kasih sedikit jarak antara mereka ya… Sedikit saja. Sekitar 3 mm.

WeeWeka_VelcroSamping

Setelah ini, giliran perekat loop tambahan yang dijahit di atas salah satu sayap penutup popok. Di tutorial ini, kami menjahit perekat tersebut di atas sayap kanan. O iya, dalam pola aslinya hanya disebutkan: “… Loop tape on the outside if crossover sizing wanted“. Ya, ini dia maksudnya. Krn sayap popok akan menutup bersilangan bila bayi masih kecil or langsing, maka kita perlu memasang loop tersebut. Ukurannya disamakan dengan panjang hook+laundry tab tapi dijahit pada sisi yang berlawanan (outside).

WeeWeka_LoopCrossOver

Kalau semua perekat sudah dijahit, berarti sudah jadi deh… Selamat yaa… Anda berhasil menuntaskan pembuatan popok kain sendiri. Kalau ada pertanyaan, silakan…

Berikut ini foto yang memperagakan cara pakai popok kain ini bila hook direkatkan pada baris kedua loop. Semoga foto-fotonya cukup jelas.

WeeWeka_Ready

 

*** SELESAI ***

 

Special Addition: Menjahit Penyerap pada Right Side

As promised, berikut ini penjelasan tentang cara menjahit penyerap di bagian luar inner (right side). Dalam contoh di bawah ini, penyerap yang hendak digunakan adalah dari bahan microfiber yang dilapis atasnya dengan bahan flannel biru.  Sedangkan inner dari bahan bambu soft terry.

Pertama, posisikan penyerap di atas bagian luar inner (right side) dengan urutan: bambu terry – microfiber – flannel biru. Tentunya akan lebih baik bila tanda posisi penyerap sudah ada sebelumnya (sesuai pola). Secure dengan menggunakan pin/pentul.

Fitted_SewingSoaker01

Kemudian jahit dengan zigzag stitch. Pelan-pelan saja supaya rapi. O iya, tentunya mesin jahit Anda memiliki setting jarak (lebar dan panjang) stitch/jahitan. Silakan eksperimen dulu dengan selembar kain (fabric scrap misalnya) untuk mengetahui jarak jahitan zigzag yang Anda inginkan. Setelah oke, baru deh Anda mulai menjahit penyerap ke inner dgn zigzag stitch tersebut.

Fitted_SewingSoaker03

Dan beginilah tampilan penyerap setelah dijahit ke bagian luar inner.

Fitted_SewingSoaker02

Tahap selanjutnya bagaimana? Scroll ke atas, ke nomor 7. Yukkk…!

 

* Disusun oleh Sitha untuk Milis Popok Kain, 2013.

6 Comments to “Sewing Tutorial: Fitted Diaper Klasik”

  1. mohon info grosir kain yg menjual bahan kain utk membuat popok, sy berniat memproduksi popok kain, bahan popok tsbt tdk tersedia didaerah sy, trimakasih

    • Afni, mungkin bisa ditanyakan via grup kami, misalnya di yahoogroups popok kain atau di Facebook group Cloth Diapering Parents Indonesia. Di grup, biasanya member saling bantu kasih info. Silakan ya…

  2. Bagus ini cara pembuataya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: